VBoekbestellingen gratis thuis bezorgd vanaf 15,- 

VGratis afhalen in de boekhandel

 VBinnen 14 dagen gratis retour bij ruim 100 boekhandels

Wiro Sableng Keris Tumbal Wilayuda
ISBN
9781370382309
Uitgever
PT Krakatau Manga
Verschenen
25-09-2017
Taal
ind
Bindwijze
ebook EPUB
  • Share
  • Share
  • Share
  • Share

Wiro Sableng Keris Tumbal Wilayuda

Buku Ke-4 Dari Kisah Petualangan Wiro Sableng Sang Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Suara beradunya berbagai macam senjata, suara bentakan garang ganas yang menggeledek di berbagai penjuru, suara pekik jerit kematiansera suara mereka yang merintih dalam keadaan terluka parah dan menjelang meregang nyawa, semuanya menjadi satu menimbulkan suasana maut yang menggidikkan! 

Di mana-mana darah membanjir! Di mana-mana bertebaran sosok-sosok tubuh tanpa nyawa! Bau anyir darah memegapkan nafas, menggerindingkan bulu roma! Pertempuran itu berjalan terus, korban semakin banyak yang bergelimpangan, mati dalam cara berbagai rupa. Ada yang terbabat putus batang lehernya. Ada yang robek besar perutnya sampai ususnya menjela-jela. Kepala yang hampir terbelah, kepala yang pecah, dada yang tertancap tombak. Kutungan-kutungan tangan serta kaki!

Di dalam istana keadaan lebih mengerikan lagi. Mereka yang masih setia dan berjuang mempertahnkan tahta kerajaan, yang tak mau menyerah kepada kaum pemberontak meski jumlah mereka semakin sedikit, terpaksa menemui kematian, gugur dimakan senjata lawan!
Istana yang pagi tadi masih diliputi suasana ketenangan dan keindahan, kini tak beda seperti suasana dalam neraka! Mayat dn darah kelihatan di mana-mana. Pekik jerit kematian tiada kunung henti. Perabotan istana yang serba mewah porak poranda. Pihak yang bertahan semakin terdesak. Agaknya dalam waktu sebentar lagi mereka akan tersapu rata dengan lantai yang dulu licin berkilat tapi kini dibanjiri oleh darah!

“Wira Sidolepen dan Braja Paksi, menyerahlah!,” teriak seorang laki-laki berbadan kekar dan berkumis melintang. Seperti kedua orang yang dibentaknya itu diapun mengenakan pakaian perwira kerajaan.
Bradja Paksi kepala balatentara Banten menggerang dan balas membentak. "Bangsat pemberontak! Meski nyawaku lepas dari tubuh, terhadapmu aku tak akan menyerah!”

Parit Wulung laki-laki yang berkumis melintang itu tertawa bergelak. Sebelumnya dia adalah perwira pembantu atau wakil kepala balatentara Banten tapi yang hari itu telah tersesat dan memberontak terhadap kerajaan ! 
"Mengingat hubungan kita sebagai ipar, aku masih mau tawarkan keselamatan buat roh busukmu! Tapi jika kau sendiri yang hendaki kematian, jangan menyesal!”

Parit Wulung menerjang ke muka. Pedangnya menyambar mengirimkan satu serangan yang cepat dan dahsyat. Tapi dengan sebat Bradja Paksi menangkis dengan Pedangnya pula. 
“Trang!”
Niet leverbaar

Dit artikel wordt niet, of niet meer, door onze leveranciers aangeboden. Je kunt het dan ook niet via de webshop bestellen.

Wel kun je, via de link "Vraag de boekhandel", de boekhandel vragen of zij dit artikel nog op voorraad hebben, er aan kunnen komen, of een alternatief beschikbaar hebben.

Loading...

.
Waarom Libris
Boekbestellingen vanaf € 15,- GRATIS thuisbezorgd.
Kies uit meer dan een miljoen artikelen, waaronder ruim 25.000 Nederlandse ebooks.
Thuis bestellen en bezorgen of afhalen en betalen in de boekhandel.
Ruim 85.000 boeken op werkdagen voor 23.00 besteld, de volgende dag bezorgd
Volg uw bestelling via Track & Trace van PostNL
Bijna 100 aangesloten kwaliteitsboekhandels.
pro-mbookslibr3 : libris